Senin, Juli 15, 2013

Sisa

Menghitung sisa waktu yang dimiliki dalam kebersamaan, bagai mengurai butiran pasir basah di tepian pantai... Ombak 'kan selalu menyapunya...

Tak ada yang bisa kuberi... tidak masa laluku, tidak pula kupinta, "Andai kita berjumpa lebih awal". Aku untukmu, dan kau untukku... adalah kita yang telah didera segala yang lalu itu, menjadikan kita yang sekarang. Tidakkah Tuhan begitu baik, mendatangkanmu di hidupku, dan hadirkanku di hidupmu, dalam wujud kita yang sekarang...?

Aku tak bisa berjanji apapun 'tuk memberimu lebih dari apa yang tersisa di diriku. Takdirmu, hanya menerima sisa. Ya, sisa usia yang masih kujalani, semenjak kita berjumpa, hingga kelak menutup mata... :)

~ Wil Twilite ~

Tidak ada komentar: