Sabtu, Oktober 19, 2013

Penikmat Kopi

Saat sedang menikmati kopi, jadi teringat percakapan tentang kopi dengan beberapa orang teman sesama coffee lovers.

Awalnya, secara umum kopi 'disukai' karena mampu 'menunda' kantuk. Kemudian 'ramuan' dalam kopi mulai menjadi semacam candu.

Hingga 'tibalah' pada kondisi "sehari saja tanpa kopi, rasanya belum lengkap". Muncullah dalam benak, alasan-alasan yang 'membenarkan' statement tersebut.

Umumnya, para pecinta kopi pemula, menyukai manisnya cafe latte, coffe cream, frapuccino, atau cappucino. Kemudian mereka mulai mencoba espresso yang lebih strong, sebagai alternatif. Mulailah membandingkan kuatnya aroma dan rasa.

Semakin lama, mereka makin tahu tingkatan 'taste' (baca: aroma dan rasa) dari kopi. Maka kopi-kopi yang makin kuat 'taste'-nya menjadi lebih disukai daripada 'sekedar kopi'.

Taste dan aftertaste. Mutlak sangat penting dalam citarasa, tentu saja. Makin matang usia seseorang, umumnya selera kopi semakin mantap.

Bila kopi hitam (Arabika, Robusta, atau Kopi Luwak) adalah tingkatan tertinggi bagi pecinta kopi sejati karena 'taste', kepekatan dan kekentalannya. Maka, cafe latte, coffe cream, frapuccino, atau cappucino 'kelas pemula', sesekali saja dinikmati.

Coffee lovers telah sampai pada tahap tertinggi 'taste' dan mutu, maka jenis-jenis kopi tingkatan dibawahnya mulai 'hambar' terasa di lidah. Berkurang kadar kenikmatannya sebagai 'kopi'.

So, cukuplah kita mengenal kopi pertama kali, dari sana. Waktu bergulir, namun kopi-kopi itu tetap disajikan bagi pemula dalam takarannya, too sweet, maybe...

Melihat kopi-kopi itu, kini kita hanya bisa tersenyum, "Oh, you're my old time taste". Sesekali saja mungkin kuseruput sekedar melintasi sejarah.

Selera, terus melaju seiring dengan perjalanan hidup. Makin matang usia, 'manisnya gula-gula' tak lagi terasa memanjakan lidah. Strong taste, make all the sweet tastes has just plain.

Marilah kita lebih banyak membaca, untuk memahami lebih banyak, kemudian mulai goreskan pena di catatan sendiri. Menulis untuk merekam perjalanan. Agar tak buta.

catatan perjalanan penikmat kopi,
Wil Twilite

1 komentar:

Anonim mengatakan...

wehhh boleh minum asal jangan berlebihan http://kopistamina-bos.blogspot.com/