Selasa, Desember 15, 2009

T.I.T.I.K


pada satu titik ini,

aku kehabisan cerita,
kehabisan waktu,
kehabisan tenaga,
kehabisan pemikiran,

sepertinya aku ingin
menarik nafas sejenak

Hhhhhhh.......


~ Wil Twilite ~
Selasa, November 24, 2009

tentang diary


tentangmu,
tentang dia...

tentang kisah kita
yang terpetakan
dalam waktu,
dalam kata-kata...


~ Wil Twilite ~
biarkan diary itu tetap terkunci

fire heart


aku ingin tetap meretas sepi
tak peduli tangismu mengiba di bahuku
sebab api amarah belum kunjung padam
ditiup hembusan nafasmu yang memburu
justru semakin merah menyala…

jika kau mau padamkan api,
itu haruslah dengan kesejukan,
mata airmu yang tenang…


~ Wil Twilite ~
maafkan jika kau ku sayangi
Sabtu, November 07, 2009

Jendela XIII


Last but not least… halah…!! Sok banget bahasanya… Frizzy Jo… hihihi… namanya lucu yah, plesetan si Jonathan Frizzy banget, sempat terimajinasikan sosoknya cool macam si Ijonk…

anyway… tulisannya simple, nggak harus mengernyitkan dari seperti di rumahnya aderain atau lakhsmi… juga ngga terkotak-kotak macam blognya alex… pendapatku, pembaca seperti ‘digiring’ untuk mengenal sosok Jo lebih dalam… dari peristiwa demi peristiwa yang dia alami, rasa takut, rasa berdosa, rasa sedih, sampai dengan rasa syukur dan rasa bahagia yang silih berganti mewarnai hidupnya… dia bercerita tentang dirinya, sahabat-sahabatnya, hmmm, pacar-pacar serta gebetan-gebetannya, pekerjaannya, serta orang-orang terdekat yang mempengaruhi dirinya… menyenangkan mengikuti tulisan-tulisan di blognya, membaca setiap komen-komen yang bersimpati padanya, sampai sempat membaca juga komen-komen yang ‘mendoakan’ dirinya agar segera ‘kembali ke jalan yang lurus’, hahaha… mulai berfikir asiknya punya blog… bisa jadi sarana introspeksi diri juga kali, yaa…

Singkat cerita, aku mulai mencari cara untuk berkenalan dengannya, atau lebih ekstrim lagi, aku ingin kenalan dengan orang-orang seperti mereka, entah atas dasar alasan apa, nggak jelazzzttt… penting ngga sih…? Secara, aku bukan lesbian seperti mereka, tho…?
Selasa, November 03, 2009

Jendela XII


Uuuuggghhh... mau nerusin episode jendela ini koq nemu mood-nya susah buanggets yak...?? Jadi inget pesan Sinyo : "bikin cerbung jangan kelamaan nerusinnya". Kebetulan ini juga pas banget mau nulis 'sekilas tentang sinyo'... halah...!! *lebay mode on* lanjut yuuukk...!!


Sagitarius (alias Sinyo)...

sama seperti Bu Aderain dan Bu Lakshmi, beliau ini juga L-Mom… dan blognya yang bertajuk Grafitti Kata (GK) menyajikan tulisan-tulisan karya Mbak Gita sendiri bersama partnernya, Mbak DK (yang juga L-Mom). Well, mereka L-Mom couple. Banyak kisah lika-liku perjalanan cinta mereka yang mungkin bisa dijadikan penyemangat bagi L-Mom lainnya, serta tulisan-tulisan dari mulai yang ringan hingga yang berat. Yang menarik dari GK adalah perbedaan gaya menulis kedua Ibu ini, namun tersirat betapa keduanya bisa saling mengimbangi satu sama lain sehingga tidak timpang. Halah…?? *sotoy mode on*



Arie Gere...

si Abang dari Medan *sok akrap mode on*
Jatuh cinta dengan tulisan si abang tentang Haruka-Michiru. Blognya menuangkan isi pikiran serta pengalaman hidup yang dilaluinya. Kisah cinta, pasangan, pekerjaan. Bahasa yang digunakan Bang Arie cukup sederhana dan mudah dicerna. Tulisan-tulisannya cenderung realistis daripada membuai dengan kata-kata berlebihan. Mungkin, demikian pula cara dia memandang dan menjalani hidup…

One Lonely Star


12 Oktober 2009
Katanya suatu hari…

There are million of stars
in the UNIVERSE


Mengapa ia tak mencari
yang sendiri.


~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.

Dear Sis,

barangkali saja...
berjuta bintang di langit
jauh lebih indah...

daripada bintang yang kesepian,
yang menyendiri pada satu sisi tergelap
sang langit kelam...

inspiring by : http://rainforesto.blog.com/page/4/
Rabu, Oktober 14, 2009

Jendela XI


Aderain

tiba-tiba mouse-ku mengklik linknya… hehehe, kenapa dia begitu menarik bagiku dibanding yang lain…? Tertulis disana, dia seorang ibu dari 2 anak, I'm just wonderinghow come a mother, a marriage woman, still being a lesbian besides her marriage life…?”, isn’t it sound a bit impossible to be true…?

WOW…!! Si ibu yang satu ini membuat pembaca ‘awam’ yang baru pertama kali melirik blognya mengernyitkan dahi, duuuhhh… berattt bu… baca blog ini mah kudu dalam keadaan otak fresh, baru mudeng, hehehe… dalemmm…



Hmm, siapa lagi ya…

Lakshmi
,

sarat dengan metafora-metafora menakjubkan, blak-blakan lewat caranya sendiri, atau justru ‘tersembunyi’ ego penulis disana, menulis sesuatu yang hanya bisa dipahami oleh dirinya sendiri…? (buang malu aja sih gue, padahal emang otak gue aja yang ‘ga nyampe’ hehehe…) ternyata she’s a mother too… tapi entah kenapa ya, aku merasakan ‘keangkuhan’ tersembunyi disana, di balik karakternya yang kuat luar biasa (ampun, bu lakhs…), sepertinya beliau menutup diri dari segala jenis bentuk keisengan (iseng japri-japri ngajak kenalan yang ga jelazt gethooo…), hehehe…


takut ahh…
Jumat, Oktober 09, 2009

Jendela X


…bukan tokoh fiksi…bagaimana aku tahu…?

Huuuuhhh…!! Bosaaaannnn…!! Aku jadi semakin penasaran, apakah para penulis ini benar-benar eksis…?? Apakah mereka ini masing-masing nama ada wujud manusianya…?? Bagaimana aku bisa tahu itu…??



Hmm… ada link-nya di sini rupanya : blog lakhsmi, blog alex, blog aderain, blog frizzy jo, dan lain-lain…
Kamis, Oktober 08, 2009

Jendela IX


I got addicted

Mataku mulai haus akan kisah-kisah mereka… rasanya jendelakuku telah terjangkit virus aneh yang terdeteksi sebagai ‘sepocikopi-addict’, karena pemandangan jendelaku tak pernah beranjak dari sana, semakin waktu menghitung semakin addicted, tidak pernah sedetikpun ingin melewatkan pergerakan setiap tulisan demi tulisan di sana… hmm, bodohnya aku… ternyata they’re offering the readers to subscribe



hahaha, bungkusss…!!

Jendela VIII


bukan tokoh fiksi

…lakhsmi…alex…aderain…sagitarius… frizzy jo…arie gere…

Ternyata, mereka memiliki kualitas tulisan yang menakjubkan… kurasakan… bagaimana aku terhanyut dan terbawa kedalam kisah-kisah mereka… OMG… benarkah semua penuturan melalui wujud narasi, dan lain sebagainya ini benar-benar mereka alami dan rasakan…? Benarkah ‘kelainan’ yang bersemayam di dalam jiwa mereka masih dapat mereka hadapi, tanpa harus merasa terasing…? Tanpa harus diketahui orang lain selain diri mereka sendiri dan orang-orang yang mereka percayai…? Benarkah manusia-manusia amphibi ini mampu melewati segala kesulitan hidup mereka dengan menyandang ‘kelainan’ yang mereka miliki tanpa tercium maupun terendus oleh orang-orang di sekeliling mereka…? Benarkahbenarkahbenarkah…?



manusia-manusia di balik jendela... hmmm...