Tampilkan postingan dengan label June. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label June. Tampilkan semua postingan
Sabtu, Agustus 01, 2015

Birthday Wishes from Banda Aceh

Hari ini, bukanlah kelahiran yang kau rayakan,
tetapi, rentan usia yang Tuhan titipkan.
Dan juga, bukan pengulangan kelahiran,
tetapi, sisa kenikmatan yang akan kau lepaskan.

Dengan usia, kau mencinta.
Dengan usia, kau merasa.

Dengan usia, kaulah raja,
mengatur segala cinta hingga purna menjadi nyata.
Lalu, curilah sehelai bulu merak,
sematkan pada indah gaunmu agar semarak.
Berpestalah hingga bingar, hingga nyala lilin hilang pendar,
Hingga doa-doamu terbang di cahaya binar bintang.

Habiskan malammu dengan secawan rindu,
rindu yang candu seperti peluk ibu.
Sebab sejak lahirmu, kau adalah puisi,
syair yang dititipkan Tuhan pada rahim ibumu.

Maka inilah hari, dimana usiamu berkurang lagi,
Saat kekasih adalah obat mujarab yang kau nanti.
Dan peluknya adalah hadiah yang lebih berharga,
lebih indah dari hadiah apapun yang kau suka.

Maka bersuka citalah,
inilah hari, dimana segala ucapan adalah doa untukmu.
Hingga tiba waktu senja nanti,
nikmatilah usiamu dengan cinta.
Cinta yang lekat seperti puisi,
memeluk hangat aksara dalam barisan kata.

Happy birthday yang ke-....(((sensor))) (kalau tidak salah), Kakak...
semoga selalu dalam lindunganNya...
semoga imannya bertambah seiring usia,
semakin dewasa, dilancarkan rezekinya,
diberikan keberkahan umur, sehat selalu,
dan apa yang dicita-citakan tercapai semua...
Amin Allahumma Amin...

Semoga "Kopi Gayo" ini dapat dinikmati tepat pada tanggal .... (((sensor)))
Kopinya ada beberapa bungkus, rasanya sama semua, hehehe...
Biar kopi ini terasa nikmat, kata yang punya produk, ada takarannya, Kak...
Semoga secangkir kenikmatannya dapat menemani bacaan Anda... *iklan sponsor*


June - Banda Aceh



Senin, September 24, 2012

# Perbincangan Malam


Malam semakin larut. Diamlah... Diam, dan duduklah mendekat padaku. Temaniku melihat malam. Malam dengan segala kemegahan yang tersembunyi, berselubung jubah tidur hitam para peri langit. Tak kasat oleh mata mereka yang hanya silau oleh cahaya, terbiasa oleh kicauan burung pagi dan rumput teki yang mati terik.

Dengar dengan jelas, suara jangkrik pemalu y
ang belajar menyanyi, tarian katak periang penjaga kerlip bintang biru, dan bunga-bunga bakung itu... tahukah kau bila mereka pandai bercerita...? tentang dongeng-dongeng tua kolam gelagah, kisah bermulanya negeri para peri yang membangun jalan dari untaian gemintangTiap bintang menyimpan kisahnya sendiri. Bertanyalah pada mereka, tak usah malu. Mereka akan bercerita lewat kerlipnya.


Ada
pula Tuan Laba-laba yang biasa kusapa "Si Penyulam". Memang agak sedikit dingin dan pendiam, bila turun hujan ia berubah sedikit murung. Sebenarnya ia tak sedingin itu, bila pekerjaan menyulamnya tak terlampau banyak, ia 'kan turun menghias panggung malam dengan jelaga warna pelangi. Oooh.. ia tak sambil bersenandung tentunya. Ia bahkan tak pernah bersuara selama menyulam, menisik dan merekat. Dalam hening, ia berkarya.

A
ku selalu menyukai malam. Menikmatinya dalam diam. Kutunggu hingga bulan beranjak dari duduknya, berjingkat dengan sepatu berlumpurnya tuk bangunkan mentari. Mereka silih berganti menjaga hari.

Selamat malam, Semesta... dan tak ada yang namanya kehilangan, orang-orang datang dan pergi silih berganti, layaknya bulan dan mentari itu.


~ Wil Twilite ~
inspiring by Adik June... ^^
Selasa, Januari 03, 2012

it's your choice


Pada awalnya semua orang bangga dengan pilihannya. Tapi pada akhirnya tidak semua orang setia pada pilihannya. Ketika menyadari bahwa pilihannya mungkin tak sepenuhnya seperti apa yang diimpikan. Karena yang sulit dalam hidup ini bukan memilih, tapi bertahan pada pilihan. Sedikit waktu mungkin sudah cukup untuk menentukan pilihan. Namun untuk bertahan pada pilihan tersebut, bisa jadi harus menghabiskan sisa usia yang dimiliki.


a note by my friend,

June
December 12, 2011
Senin, Agustus 01, 2011

1 Agustus 2011


Assalamu’alaikum WrWb... Selamat milad, Kak Wil... :)
Bertepatan dengan hari pertama di bulan nan suci... semoga dapat lebih memberi arti, untuk apa kita dilahirkan ke dunia ini... dan semoga tak henti-hentinya bermuhasabah diri...

Sekali lagi, happy birthday, Kak Wil... semoga selamat iman, hingga waktu tak lagi berputar... diberikan keberkahan umur, dan sukses dunia dan akhirat... Amin, Ya Rabb...


(SMS from my friend, June – Banda Aceh)


Pada kesempatan yang baik ini, izinkan Wil mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pada kawan-kawan yang telah mengirimkan SMS maupun ucapan via facebook pada hari ini, Senin, 1 Agustus 2011, di mukadimah bulan nan suci... semuanya begitu berkesan bagi Wil...

Dan, tidak lupa Wil mengucapkan "Selamat menjalankan ibadah puasa", bagi kawan-kawan muslim dan muslimah, di mana saja berada...


Regards,
Wil Twilite
Senin, Februari 28, 2011

Tak Penting


Pernahkah kau tersesat dalam belantara ramai,
ditengah jerit suara yang memekakkan telingamu
namun kau tetap merasa tak mendengar apapun...?

Apakah kau pernah merasakan matahari
begitu meranggas teriknya,
peluh pun telah membasahi tubuhmu
namun hatimu tetap merasakan dingin...?

Pernahkah kau merasakan cinta yang tumbuh sesaat
namun membelitmu begitu kuat...?
Seperti rantai tak kasat mata yang membelenggumu
penuh dengan mantra-mantra kuat...?


Adakah hatimu pernah merasakan cinta
yang begitu semu,
namun hatimu masih tetap membenarkan
setiap gerakmu menujunya...?

Pernahkah kau merasakan cinta pada sebuah punggung,
dimana cukup bagimu hanya dengan melihatnya saja...?
Memainkan peran serupa mata-mata,
dimana dia tidak dapat merasakan,
dan bahkan tak pernah tahu akan hadirmu...?

Atau yang lebih gila lagi,
kamu mencoba menjadi malaikat untuknya...
yang selalu ada disampingnya,
namun tak dapat menyentuh atau tersentuh olehnya...?

Dan yang mungkin lebih gila lagi,
ketika kamu mencoba menjatuhkan dirimu
dari atap gedung yang tinggi
hanya untuk jatuh mendekatinya...?

Cukup menyenangkan jika ia mencintaimu juga,
meski berpisah, setidaknya kamu tau dia mencintaimu...

Namun sangat menyedihkan,
ketika kamu telah banyak hadir,
namun ia tetap tidak menganggapmu ada,
apalagi berharap dia mencintaimu.....

Ini hanyalah semata-mata tulisan yang tak penting, sudahlah....



*) dedicated to my friend, June (yang tidak mau disebutkan namanya)... Note yang bagus, terima kasih telah mengijinkanku untuk mempublishnya di sini, sebagai appreciate atas sebuah karya sederhana yang (menurutku) indah... Maaf, kalau ku edit di beberapa bagian, hanya untuk menajamkan beberapa kata yang (menurutku) akan menjadikan tulisanmu menjadi lebih 'tajam'... ^^