Sabtu, Mei 04, 2013

Zona Nyaman Pertemanan

Beberapa waktu yang lalu, aku tertarik pada topik yang dibahas oleh suatu milis lesbian. Aku turut berpendapat disana, namun dirilisnya lama sekali ya. Akhirnya aku memutuskan untuk menuliskan di blog ini saja.

Tentang gimana caranya membuat club lesbian yang sehat. Kurleb bisa juga diartikan sebagai zona nyaman pertemanan lesbian. Bagaimana agar memiliki lingkaran perteman yang dapat menyamankan kita dalam mengekspresikan sisi diri kita yang lesbian.

Berhubung kecil kemungkinan untuk menemukan teman lesbian di dunia nyata, di zaman hi-tech ini maka dunia maya merupakan "lokasi" yang paling strategis untuk mencari teman, tentunya.

Beberapa tahun silam, aku pernah merasakan hal yang sama, pingin banget punya comfort zone sebagai lesbian, dengan teman-teman lesbian yang baik. Maka aku join di beberapa milis, dan menerbitkan blog pribadi sebagai sarana untuk menumpahkan segala perasaanku atas sisi diriku yang lesbian.

Bagaimana cara mendapatkan lingkungan pertemanan yang nyaman? Awali saja dengan menjalin hubungan personal dengan beberapa orang. Mulailah dengan mencari teman yang kurleb memiliki minat yang sama dengan kita misalnya membaca atau menyukai jenis musik tertentu. Dari sana obrolan akan mengalir dan kita menjadi connected. Seiring waktu mungkin kelak dapat menjadi teman akrab, umm atau mungkin lebih dari itu, who knows? ;)

Bagi aku yang "in the closet", teman ngga perlu banyak, sekedar untuk menunjukkan eksistensi diri kita sebagai lesbian. Yang penting adalah kualitas, bukan kuantitas. Karena nantinya teman-teman pun akan melewati seleksi alam. Diantara mereka yang datang dan pergi, ada beberapa yang 'kan tetap tinggal. Merekalah teman-teman yang sejati.

Alhamdulillah sejauh ini, melalui seleksi alam tadi, aku sudah merasa nyaman dengan beberapa orang teman lesbian dalam hubungan pertemanan yang berkualitas dan positif.

Pesanku, carilah teman dengan hati. Carilah teman di tempat-tempat positif, misalnya dalam milis-milis yang topiknya berkualitas dan memberi kita wawasan lebih. Maka insya Allah kita juga akan menjumpai orang-orang yang positif.


Salam pertemanan,
~ Wil Twilite ~
Kamis, Mei 02, 2013

Gerhana

aku di timur
menanti mentari terbit

kamu di barat
menunggu mentari terbenam

aku di langit
bermain bersama awan
bersenda gurau dengan angin

kamu di tanah
tumbuh subur
lelap diantara dedaunan

...aku
...kamu
kapan ketemunya...?

...aku mentari
kamu rembulan...

pernah bersua disaat gerhana
bercinta diantara kegelapan

kasih, kita pernah...
mengukir kisah bersama
walau semua tinggal cerita


September 13th, 2008
a nice poem by @NitzRed
Rabu, Mei 01, 2013

~ the end ~

lampu jalan temaram
percikkan kerlipnya
diantara bingar lalang orang

di sudut taman,
terduduk membisu seribu bahasa,
seorang wanita dalam tatap hampa

malam pun sedang enggan berembus
terdiam ia mengamati satu demi satu cahaya luruh
di pelataran megah tirai kelam langit

... menutup sepenggal kisah ...


~ Wil Twilite ~
Rabu, Maret 06, 2013

Kunang-kunang...

Serangga malam mendendangkan nyanyian yang tak kukenal...

Teringat saat my lil' angel memintaku menangkap kerlip bintang, kataku, "Nak, itu jauh sekali... Naik pesawat pun kita takkan pernah sampai ke sana...".

Dan malam ini kami melihat kunang-kunang. Senyumnya merekah, katanya, "Ma, lihatlah, kunang-kunang lebih dekat jaraknya dengan kita daripada bintang. Tangkapkan satu, ya, Ma...".

---------------------------

Selamat tidur, my sweet lil' angel, kau pasti mengantuk setelah kita lelah mencoba menangkap kunang-kunang... :)


~ Wil Twilite ~
Minggu, Maret 03, 2013

membeli waktu...? X_X

Di Bandara, lautan manusia berkepentingan...

Lil' Angel: Ma, ngapain orang-orang ramai datang ke tempat ini...?

Me: Mereka membeli waktu, Nak...

Lil' Angel: Waktu kok, dibeli, Ma...? Berapa harganya...?

Me: ....... X_X


~ Wil Twilite ~


Sabtu, Februari 23, 2013

#Purba

"Pandangan menyapu rak buku. Membayangkan perpustakaan zaman batu. Ah, buku-buku berat. Manusia purba bisa jadi superhero di peradaban ini."


"Apa yang kau puja...? Artefak kuno yang mematung ribuan tahun ditinggalkan para pemujanya...? Ah, aku curiga, jangan-jangan kau ini manusia prasejarah..."


"Kita hidup di masa yang berbeda... Sejarah kita tidak mungkin disatukan..."


~ Wil Twilite ~

Rabu, Februari 20, 2013

A woman's tears

Hati wanita,
dan rahasia yang rapih tersimpan di dalamnya,

tak terkatakan,
namun terkadang
rahasia
menjelma butiran air mata...

~ Wil Twilite ~
Senin, Februari 18, 2013

Cloudy Afternoon

Memasuki labirin pikiran,
dengan perasaan tak menentu...

Mengukur waktu,
dalam tetesan peluh dan air mata...

ada senyuman,
getar bahagia,
bahkan derai tawa
yang membahana
di sudut ruang hati...

Di hadapan guratan langit senja ini,
aku seumpama cermin
yang memantulkan mendungnya :)


~ Wil Twilite ~
Senin, Februari 11, 2013

Lampion, malam...

Malam dan lampion,
ku ingin meredup diantara pijar hangat matamu,
terasa menjalari aliran darahku...

Kamu,
sesuatu yang menyatu dengan nadiku,
kehidupan...


~ Wil Twilite ~
Minggu, Februari 10, 2013

Hampa, Waktu...



Ada hampa pada percakapan yang terputus, 
seperti ruang berbagi yang mendadak bisu...

Aku menatap jam dinding, 
menghitung lembaran waktu yang tersisa, 
usia membukukan kisah dalam warna-warni 
yang tertoreh di atas kanvas putih kehidupan...

Waktu mengubah banyak hal,
mungkin mengubahku, mengubahmu,
mengubah pola percakapan kita,
mengubah aku dan kamu yang kita kenal sebelumnya...

Waktu, 'tlah lukiskan satu kisah cinta yang tersesat, 
dan berputar-putar di ruangnya...

Jangan biarkan masa lalu mengusik saat ini, 
sebab kita takkan pernah bisa persembahkan 
yang terbaik untuk masa depan...


~ Wil Twilite ~